Dialog yang tak pernah berakhir
Rupanya. Hidup gemar sekali menyelipkan makna di sela-sela kebetulan.
Aku melihat kembali sorot mata dan lengkungan senyuman, yang terasa menghangatkan ketika kalbu ini merasakan kembali kekaguman—
"Bersorai pernah Bertemu."
Komentar
Posting Komentar